Feb 19

Banjir Jakarta karena sampah !

 

Kota besar seperti Jakarta memang memiliki beberapa permasalahan yang sejak dulu hingga kini masih terus di cari solusinya. Salah satu masalah yang masih sangat melekat adalah masalah banjir. Beberapa kali pergantian gubernur, masalah banjir tak kunjung selesai. Dan hingga kini pun masalah banjir masih menghantui warga Jakarta.

Ada yang bilang masalah banjir Jakarta karena kiriman dari Bogor lah, karena dataran Jakarta rendah lah, karena Jakarta sangat padat lah sehingga air sulit mengalir, dsb. Mungkin hal tersebut memang benar, namun ada satu hal lain yang juga memberikan kontribusinya untuk membuat Jakarta menjadi rumah bagi banjir.

Ya, jawabannya adalah sampah. Sampah yang masih sering di temukan di sungai – sungai Jakarta ternyata juga adalah penyebab besar kenapa Jakarta selalu di landa banjir. Apalagi produksi sampah Jakarta sangat besar yaitu sekitar 4000 – 7000 ton volume sampah setiap  harinya. Kebayangkan bagaimana jadinya jika masyarakat Jakarta tidak pandai mengelola sampah yang sebanyak itu ?

Fasilitas kebersihan Jakarta !

Soal fasilitas kebersihan di Jakarta, sebetulnya sudah sangat memadai. Hampir semua tempat yang ada di Jakata sudah disediakan tong sampah yang sesuai standar. Namun kembali lagi, terkadang masih ada saja beberapa kelakuan masyarakat Jakarta yang tidak perduli atau mungkin lupa akan hal itu, sehingga masih membuang sampah sembarang. Contohnya yang buat sampah ke kali ..

Selain itu juga produsen yang jual tempat sampah beroda Jakarta sudah cukup banyak. Jadi untuk soal fasilitas kebersihan, Jakarta sudah sangat memadai.

Tata ruang Jakarta !

Dari segi tata ruang Jakarta, seperti yang kita ketahui bahwa Jakarta sudah sangat padat hingga hari ini. Dan mungkin karena begitu, belum lama ini mulai di gembar – gembor kan soal pemindahan ibukota dari Jakarta ke Palangkaraya di Kalimantan.

Karena tidak bisa dipungkiri, tata ruang yang sangat padat ini juga bisa menghambat air mengalir ketika datangnya musim penghujan. Jalan layang pun terus dibangun untuk mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas. Bahkan system genap ganjil yang kini berlaku di Jakarta pun bisa dikatakan itu karena kepadatan , sehingga sering nya terjadi kemacetan.

Jika Sudah begitu, kemana air harus mengalir? Manusia nya pun masih cukup sulit untuk bergerak kesana kemari karena kepadatan tadi, bagaimana ingin mengurus air agar bisa melewati Jakarta dengan lancar ?

Tidak boleh lagi ada sampah !

Terakhir, mungkin sudah menjadi tugas pemerintah untuk selalu menyediakan fasilitas kebersihan yang contohnya adalah tempat sampahfiberglass. Tapi selian itu juga, sebagai masyarakatnya, kita pun selau menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Karena akan sangat percuma jika fasilitas kebersihan lengkap tapi masyarakatnya tidak memanfaat kannya dengan baik !

Nah itu adalah sekilah mengenai Banjir Jakarta. Selalu ada doa untuk Jakara agar tidak banjir lagi, tapi juga harus ada gerakan nyata untuk terus menjaga lingkungan nya !